Budaya bersih

Meningkatnya jumlah penduduk sebanding dengan peningkatan jumlah sampah buangan yang setiap siap menyertai kehidupan kita. Semakin banyak kebutuhan rumah tangga semakin meningkat pula jumah sampah rumah tangga yang dihasilkan.

Pemerintah bersama dengan pihak terkait lainya telah mengemborkan budaya bersih dan sehat, atau yang dikenal dengan istilah PHBS…Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Akronim ini sengaja di gelorakan supaya seluruh komponen bangsa untuk berpartisipasi aktif mendukung upaya hidup bersih dan sehat.

Kita sudah sangat hapal dan mungkin sangat paham dengan “mencegah lebih baik daripada mengobati”, pesan pesan ini melalui media promosi seperti leaglet, poster iklan televisi atau media electronik lainnya. Saya sangat sedih manakala masih melihat saudara saudaraku yang notabene tinggal di perumahan namun budaya membuang sampah rumah tangganya hanya dengan mengambil cara pintas. Masukan di tas plastik lalu saat pagi menjelang sembari menuju tempat kerja dibawanya serta satu tas plastik tersebut dan “sepertinya” tinggal di lempar begitu saja di pinggir jalan yang sebenarnya areal itu adalah taman perumahan, ada pula yang melemparkannya di sungai ciliwung yang memotong areal perumahan kami.

Faktor apakah yang mempengaruhi mereka melakukan hal tersebut. Banyak dugaan yang menjadikan mereka melakukan budaya tidak baik ini. Antara lain : Tidak tersedianya bak penampungan sampah sementara di depan rumah masing masing atau disekitar kluster perumahan, atau tidak tersedianya sistem di perumahan tersebut dalam hal pengelolaan sampah rumah tangga yang bisa di koordinasikan dengan dinas kebersihan lingkungan hidup. Faktor lain adalah meniru kebiasaan buruk orang lain dengan cara berpikir praktis, yang penting tempat saya tidak kotor dan bau, tempat publik boleh kotor yoh nanti ada yang membersihakan. Atau ketidakpedulian dalam membantu banjir di daerah hilir sungai.

Perlu upaya pendewasan dari warga bangsa ini dari budaya sederhan yaitu budaya bersih dan sehat untuk menjadikan kualitas hidup kita bagus dan tentunya kalau kualitas hidup sehat baik, produktifitas juga akan meningkat dan alokasi biaya pengobatan karena sakit akibat tidak tertinnya budaya hidup bersih dan sehat di tekan maka alokasi dana bisa dimanfaatkan untuk hal lain demi kesejahteraan hidup yang lebih baik.

Sekedar pemikiran, opini dan rasa keprihatinan kepada orang orang yang sembarangan membuang sampah. Ditulis dicommuterline setelah tadi melihat seorang bapak melempar sebungkus palstik berisi sampah. Ya allah berikanlah kesadaran kepada mereka yang lalai.. Amin.

Posted from WordPress for Windows Phone

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: