Pahlawan yang sebenarnya di Jakarta

Jakarta dengan berbagai fenomena kehidupan dan dampaknya menjadikan lingkungan jakarta menjadi kurang bersih. Yah sampah menjadibpermasalahan yang perlu di selesaikan karena selainsebagai sumber penyakit, kurang nyaman di pandang mata, juga salah satu faktor yang menyebabkan banjir.

Tumpukan sampah yang selalu menggunung disetiap sudut rumah atau ujung jalan bahkan dekat pusat keramaian, yang terjadi akhir akhir ini khususnya dengan curah hujan yang terus meningkat menjadikan sumber bau yang kurang sedap dan berkumpulnya sumber penyakit yang disebarkan oleh lalat.

Kepedulian semua komponen masyarakat dalam menjaga lingkungan jakarta tetap bersih dan terbebas dari banjir yang selalu di gembor gemborkan oleh pemerintah propinsi dki jakarta tidak akan berhasil apabila partisipasi dari masyarakat tidak terlibat aktif. Salah satu yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk membatu menjegah banjir ya dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang di saluran air atau sungai, atau justru masih banyak yang sengaja membuang sampah domestiknya pada saat hujan deras datang dengan mudah melemparkanya di selokan. Sikap yang demikian ini sungguh sangat disayangkan masih terjadi disekitar lingkungan kita.

Pemda DKI Jakarta, dengan menurunkan tom lebersikan dari suku dinas nya tentulah menjadi bagian akhir yang harus terkena bebannya. Mereka tidak segan segan harus turun ke sungai dengan air yang keruh dan bau serta disertai berbagai tumbukan sampah yang membusuk dan pastinya baunya tidak sedap. Saya sering setiap pagi saat meli tas ke tempat kerja kebetulan melewati salah satu sungai kecil yang banyak ditemukan tumpukan sampah di ujung sungai yang kebetulan di belokan sungai sehingga sangat potensial terjadi penumpukan sampah. Namun sejak digiatkanyabpetugas kebersiahan dari suku dinas di pemda hal ini sudah mulai terurai.

Beberapa petugas yang terlihat masih muda muda dengan tanpa canggung mengangkat dan memindahkan sampah yang tersangkut dalam jebakan yang dibuat khusus untuk menahan sementara sampah tersebut di naikan kepinggir jalan dan menunggu truck pengangkut. Pekerjaan ini tidak dikerjakan dengan alat berat namun hanya dikerjakan secara manual mengandalkan pekerjaan tangan. Saya sangat salut dengan sangat dan dedikasi bapak bapak pekerja dari suku dinas kebersihan ini dengan seragam kaos warna oranye terlihat sangat menikmati pekerjaan ini yang tentunya ini adalah pekerjaan yang halal untuk kehidupanya mereka dan istri dan anak anaknya. Saya percaya mereka dan keluarga tidak malu atau minder atas perkerjaan ini, bukan karena status pegawai pemdanya ( mungkin) atau hanya kontrak. Tapi bukan itu masalahnya, kalau pemerintah atah kita mengapresiasi orang orang yang berjasa atau bisa dikatakan sebagai pahlawan di jakarta saya koq dengan kemantapan hati akan menjatuhkan pilihannya pada bapak ibu petugas kebersihan berbaju orange. Ya inilah yang sebenarnya adalah para pahlawan di jakarta. Saya kita anda semua sepakat dengan pemikiran saya. Bukan mereka yang duduk dan berdasi pembuat kebijakan tapi justru pasukan orange inilah yang sebagai pahlawan sejati di jakarta.

Ditulis di kamar tidurku sambil mendengarkan soundtrack drakor ” dengan syair nya ” i am runrun …..”

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: