Jasmine Belajar Bisnis

Masa usia anak di sekolah dasar memang menjadi waktubyabv paling bagus untuk menanamkan nilai nilai agama, budaya dan juga ilmu pengetahuan. Penanaman nilai ini busa dilakuka dengan tujuan penguatan domain pengetahuan kah? Sikapkah atau ketrampilan.

Dibangku sekolah anak kita bisa mendapatkan berbagai pengetahuan yang kelak akan berguna untuk masa depannya. Kurikulum yang disajikan merupakan “menu” yang harus di di santap setiap harinya. Namun pernahkan kita memberi kesempatan belajar pada anak kita dari sisi bisnis? Ya sejak awal disekolahan memang ada kegiatan “market day” dimana setiap peserta didik diminta membawa barang berupa makanan yang akan di jual sekolahan, biasanya diatur semisal setiap hari sabtu minggu kedua anak kelas dua dan kelas lima. Sehingga yang akan membeli adalah yang kelas lainnya.

Sekolahan tempat anak kami belajar menerapkantidak boleh membeli makanan “jajan” diluar lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan untuk mengurangi pengunakan zat zat berbahaya yang di campurkan secara sengaja atau tidak kedalam makanan.

Kantin sekolah tersedia, sebagai alternatif mengurangi asupan makanan berbahaya dari jajanan di lingkungan luar sekolah..ini langkah antisipasi yang bagus dari sekolah.

Melihat situasi seperti ini dan pembelajaran “market day”istri saya kadang menyiapkan jajanan yang relatif sehat. Entah itu hasil karya bunda venty atau makanan kecil yang si beli untuk bekel anak anak kami. Salah satu pengalaman nyata saat mba Jasmine membawa keripik pisang yang di bungkus plastik kecil. Ternyata saat makan bersama ada anak yang nanya dimana bisa beli keripik itu? Saat pulang mba jasmine bercerita kepada bunda nya yang pada hari berikutnya keripik tersebut di sengaja membawa lebih untuk memenuhi pesenan temanya.

Sungguh diluar dugaan ternyata bukan cuma satu tetapi banyak temanya juga suka. San sejak saat itu Jasmine membawa banyak keripik kemudian di “jual” kepada teman temannya. Lumayan dengan modal sepuluh ribu, dia bisa mendapatkan uang dua puluh ribu.

Namun bukan berarti tidak dapat tantangan, kepala sekolah melarang kepada siswa untuk tidak “jualan”. Sehingga atas larangan ini karena “pelanggan” sudah ada transaksi jualan keripiknya secara sembunyi sembunyi, dan istriku hanya mengijinkan dua kali dalam seminggu. Walau permintaan “demand” tinggi, tetapi pesanbistri saya kepada Jasmine bahwa tujuan utama kamu adalah belajar, sedangkan bisnis keripik adalah untuk pembelajaran berdagang yang kelak bisa kamu aplikasikan.

Nah sekarang lebih baru lagi, setelah Jasmine mendapatkan ide dari teman bermain di kompleknya. Yaitu permen milo telah kutulis dalam blogku ( http://goo.gl/jbfRud). Karena ini termasuk produk usaha kreatif maka demand nya masih tinggi. Untuk memenuhi pesanan temanya Jasmine walau sudah bisa membuat permen milo sendiri tetapi sama bunda diajarkan untuk sebagaian pesanan temanya mengambil dari teman yang mengajarinya membuat permen milo. Ya istilahnya ” franchise”. Memang secara keuantungan Jasmine akan mendapatkan untuk lebih sedikit, atau 50% dari keuntungan kalau membuat produk permen milo sendiri. Tetapi yang kita ajarkan adalah membangun jejaring bisnis kecil kecilan.

Salah satu pembelajaran yang didapatkan dengan bisnis kecil jasmine ini antara lain :
1. Pembelajaran belajar berbisnis dengan membaca peluang.
2. Mempelajari mekanisme pemasaran.
3. Membangun jejaring kita bisnis.
4. Belajar menempati janji pesanan temanya.
5. Belajar menabung dari hasil keuntungan berbisnis.

Demikian pembelajaran singkat dari bisnis kecil kecilan Jasmine di sekolahnya. Semoga pembelajaran ini kelak bermanfaat untuk kehidupanmu… Amin YRA.

Ditulis saat menunggu ngantuk menghadangnya…salam.

Advertisements

3 thoughts on “Jasmine Belajar Bisnis

Add yours

  1. Salam. senang ya pak saat anak kita sudah bisa belajar bisnis kecil2an ,namun pak anak saya sekolah di sebuah SD SWASTA di Banda Aceh. dia sudah menjual milo itu selama dua bulan,alhamdulillah berhasil, namun hari ini tgl 18 nov 2015. anak saya dapat teguran dariorang tua dan guru dalam bisnis ini, katanya permen milo itu bahaya, jadi anak saya spontan sedih saat pulang sekolah. jadi pak saya mau tanya apa benar permen milo yg di setrika itu bahaya untuk di konsumsi?, karena plastiknya yg panas sampai meleleh serbuk milo dan saat dingin milo mengeras.mhon jawabannya ya Pak.., terimakaih.

  2. kalau tingkat bahayanya saya kurang tau, tapi sepanjang gak kebanyakan ya gak papa, dan itu sudah berhenti dengan sendirinya, karena waktu terus merubahnya. yang penting sebetulnya adalah menumbuhkan rasa enterprenurnya sih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: