Yes, I am Oke

Beberapa hari ini saya mendapatkan sms, whatsapp, bbm atau telpon yang intinya menanyakan kabar saya dan juga keadaan kantor di tempat saya bekerja. Jujur saya memang masih merasakan eforia paska pesta lima tahunan di tempat kerja saya.

Walau setelah kegiatan hampir satu bulan, sudah ada liburan akhir tahun, di tambah kegiatan gathering sesama karyawan namun sedikit aura kerja belum bisa kembali semula, kata orang orang masih belum bisa ” move on”.

Sebenarnya secara pribadi sudah berusaha move on dan siap dengan segala konsekuensi atas risiko pekerjaan dan pilihan saya, namun tetap saja pikiran itu masih muncul apalagi dengan adanya pertanyaan, komentar atau apapun yang menanyakan situasi dan perkembangan di tempat kerja ku.

Satu sisi mereka memberikan support yang luar biasa, bahkan doa serta kata kata penghiburan buat saya. Namun namanya hati kecil saya tetap aura itu muncul kembali. Berkali kali aku berusaha untuk move on, namun gelombang itu masih naik dan turun kembali.

Email yang hadirpun, membuat saya merasa dua hal, senang karena ternyata kami tak terpisahkan oleh karena keadaan tetapi juga rasa ” sedih kehilangan ” sosok yang salam ini ikut membesarkan saya dalam berkiprah di institusi saya bekerja.

Puncaknya setelah malem ini aku mendapatkan whatsapp, dengan langsung aku telpon si pengirim pesan tadi dan cukup memberikan penghiburan buat saya dan sedikit flash back kembali ke sisi melankolisnya. Tapi di pesan yang disampaikan kepada saya ” be strong” dan tak lupa saya memohon di doakan untuk kemudahan menjalankan pekerjaan ini.

Dukungan untuk move on dari sahabat internal maupun external yang memahami situasi yang saya hadapi telah diberikan. Namun tidak menafikan arti teman dan sahabat, dukungan dari istriku sungguh memberikan kekuatan tersendiri. Yang selalu ku ingat pesan istriku, sepanjang ayah tidak di benturkan dalam situasi sulit jalanin saja, kecuali kalau sampai di “korbankan/di kambing hitamkan” baru dilawan. Saya kira ini suatu ungkapan yang bisa jadi indikator aku menyikapi pekerjaan ku dalam masa transisi paska pesta lima tahunan di institusi tempat kami bekerja. Semoga harapan untuk lebih baik lagi dari hari hari sebelumnya akan segera kami raih. Dengan mengucap syukur kepada kehadirat illahi rabbi, tuhan Allah yang selalu memberikan pertolongan kepada umatnya sepanjang kita tetap memohon dan berserah diri kepada Ny.
Ditulis di kamar tidur kesukaanku

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: