The power of wife edisi KATARSIS

Dalam kehidupan kita khususnya bagi yang sudah menikah, diantara anggota keluarga dibutuhkan pengertian, kerjasama dan salaing support. Ada dalam siklus kehidupa kita pasang surut nya. Kadang penuh bahagia, kadang sedih, kadang masa diantaranya. Masa yang di kenali paling tersulit dan terapi membalikkan masa transisi tersebut kedalam masa bahagia perlu proses yang tidak mudah.

Kasih sayang diantara pasangan menjadi kunci untuk penyelesaian segala permasalahan atau beban dalam mengarungi samudra kehidupan keluarga. Hanya merekalah yang penuh toleransi dan saling mendukung serta mengisi semua ruang ruang kosong dari pondasi rumah tangga inilah yang menjadikan bangunan keluarga semakin kokoh, hingga terwujud menjadi keluarga yang “samara” yang dipenuhi keberkahan dari Allah SWT.

Saat kita sedang menghadapi derasnya proses kehidupan ini yang kita bisa mengatakan beban dari pekerjaan sangat berat rasanya, tetapi sebenarnya kalau mau instrospeksi diri, pasti Allah SWT tidak akan memberika beban melebihi kemampuan umatnya, ini kunci dan mutlak. Beban bukan hanya fisik semata tapi non fisik /psikologis. Beban fisik kita di tuntut mengistirahatkan badan kita dengan tidur insya allah akan kembali “recovary”. Tapi beban psikologis tidaklah demikian, harus di keluarkan dalam pikiran kita.

Salah satu cara adalah berbagilah beban ini kepada orang orang terkasih, ya istri kita adalah orang yang paling dekat atau siapapun yang anda yakini kalau bercerita akan nyaman buat kamu, bisa orang tua kita, sahabat atau kekasih. Menceritakan apa yang terjadi dalam rangkaian aktivitas di suatu hari, saat bertemu dengan istri. Dan sebagai seorang istri pastinya selalu disibukan dalam menjalankan tugas dan fungsi di keluarga. Pilihlah waktu yang tepat untuk bisa sekedar bercerita sembari membantu kesibukan istri atau saat makan. Bercerita tentang masalah yabg dihadapi menurut beberapa teori sudah mengurangi sebagain beban kita. Ya memang istri menjadi “keranjang sampah” atau dalam istilah psikologi dikenal dengan KATARSIS.

Menurut Wikipedia:
Katarsis atau katharsis, (dari bahasa Yunani: κάθαρσις) pertama kali diungkapkan oleh para filsuf Yunani, yang merujuk pada upaya “pembersihan” atau “penyucian” diri, pembaruan rohani dan pelepasan diri dari ketegangan. Istilah ini digunakan antara lain oleh:
“Penyucian” yang dihasilkan pada para pemirsa dalam sebuah pentasan sandiwara, menurut Aristoteles.
metode psikologi (psikoterapi) yang menghilangkan beban mental seseorang dengan menghilangkan ingatan traumatisnya dengan membiarkannya menceritakan semuanya (JS Badudu, hlm 175).
Kelegaan jiwa, ketika seorang penulis berhasil merapungkan tulisannya (Wibisono, hlm 204).

Saya meyakini kita semua sudah sering menerapkan metode katarsis ini, hanya kita tidak menyadari kalau aktivitas tersebut adalah dikenal dengan katarsis. Yang intinya kita setelah menceritakan kepada sesorang yang kita yakini bisa dipercaya dan bisanya akan mengalir untuk bercerita, serta pada bagian akhir yang me ceritakan nya merasa nyaman dan lega.

Pengalaman pribadiku, saat kuta merasa banyak pikiran karena tuntutan pekerjaaan maka katarsislah solusinya. Disinilah letak kekuatan cinta seorang istri dalam edisi katarsis, yang tak pernah menolak untuk mendengarkanku bercerita yang tentunya aku juga cukup bangga karena kemampuan istriku menjadi pendengar yang aktif, yang penuh empati serta bisa memberikan alternatif solusi saat ku memerlukan dukungannya. Terima kasih istriku Venuha, i live you so much.

Posted from WordPress for Windows Phone

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: