Tiga “N”

Salah satu yang memotivasi saya untuk berbuat kepada orang lain dengan cara berbeda adalah motto dari blog saya. Membaca blog orang lain tentu menjadi keasikan tersendiri dan menambah motivasiku untuk selalu menulis sayu tulisan setiap hari, tulisan apapun yang saya lihat, dengar san rasakan.

Dalam kesempatan terpisah saya bertemu saudara saya yang juga dulu aktif menulis di blognya. Saat itu saya kirimkan link blog tulisan saya hari ini. Karena memang saat kutulis itu sedang ikut rapat, disaat sela sela rapat saya asik menulis dan dikomentari oleh senior saya dengan mengatakan ” wuah cepet juga nulis smsnya, ” ini diucapkan karena beliau melihat aku menukis di gadget ku yang memang kebiasaan saya menulis menggunakan gadget. Baru setelah selesai tulisan ku dan publish aku kasihkan link nya via medsos contact kami.

Setelah beberapa saat baru beliau mengomentari tulisan saya dan sekalian saya minta feedbacknya. Yang tentunya masukan buat ku tentang tips membuat tulisan. Tips beliau adalah… Apakah kamu kenal dengan tiga en? Aku bilang tidak, setelah itu beliau menjelaskan apa itu tiga en.

Tiga “n” yang dimaksud dalam tips menulis adalah : Niteni, Niru, Nambahin.

Niteni
Niteni ini adalah lebih tepatnya meng “observasi” kejadian atau tulisan yang ada baik via media cetak ataupun media online. Jadi yang dilakukan oleh kita adalah melihat trend dari informasi yang akan kita tulis dikaitkan dengan kondisi lingkungan atau massa sekarang ini. Artinya substansi jangan jadul banget, kalaupun jadul musti harus di tarik benang merahnya dengan kondisi kekinian.

Niru
Niru adalah bahasa jawa yang arti dalam bahasa indonesianya sama dengan meniru atau bahasa gaulnya “copas”, meniru disini bisa dari substansinya juga dari sisi gaya penulisannya. Yang tentunya perlu penekanan etika meniru dengan menyebutkan sumbernya. Peran kita dalam peniruan sangat terbuka bisa meniru gaya menulisnya termasuk tata urutanya atau kalau nulis berita bisa saja ditulis substansinya yang sama hanya case nyabpada kejadian dengan tempat dan subjek yang berbeda.

Nambahi
Nambahi dalam artian memberi tambahan, tulisan bisa bersumber dari tulisan sebelumnya yang di tulis orang lain. Dah kita sebagai penulis menambahkan dengan analisanya yang disesuikan dengan kondisi kekinian.

Jadi buat saya sebagai orang pemula, tips sederhana ini bisa dijadikan rujukan untuk pembuatan tulisan-tulisan yang bisa di publikasikan dalam blog atau produk lainnya.

Ditulis disela sela rapat

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: