Contohkan kebiasaan yang positive pada anak

Bahagianya jadi orang tua yang selalu bisa mengajarkan kebaikan yang insya allah akan berguna bagi anak anak nya kelak. Pendididan dan Pengajaran orang tua kepada anak diarahkan dengan tiga domain sepertihalnya dilakukan di ruang kelas yang dibatasi dinding dinding batu bata megah. Tiga domain tersebut adalah : Kognitif, afektif dan psikomotorik. Atau kadang dikenal dengan domain Pengetahuan, sikap dan ketrampilan.

Pengajaran di rumah yang paling mudah dipahami dan diikuti oleh anak anak kita adalah yang dilaksanakan dengan panutan. Panutan ini yang akan di contoh dan dilakuka oleh anak anak kita. Sehingga kedepanya panutan ini akan berkembangan menjadi sikap keteladanan bagi anak anak kita.

Anak anak kami dalam masa pertumbuhan pasti dan mutlak mengikuti apa yang dia dengar, dia lihat dan dia rasakan dari semua orang orang yang ada di sekitar mereka. Maka sikap keteladanan yang baik dari orang tua khususnya insya allah akan menjadikan anak anak kita besar nanti ya seperti yang diharapkan akan menjadi kebanggaan minimal keluarganya.

Tulisan kali ini akan menceritakan bagaimana anak laki laki kami yang ketiga yaitu Muhammad Aldigo Jafin Khalaf atau yang sering di panggil dengan mas Igo. Kami adalah keluarga yang insya allah selalu taat dalam menjalankan perintah allah yaitu dengan menjalan ibadah. Salah satu yang kami ajarkan pada anak anak kami adalah shalat. Karena kami percaya dan yakin, kalau shalat kita baik insyaallah ibadah yang lain akan baik. Saya memang mengakui lebih dekat dengan anak “lanangku” ini. Dalam urusan shalat walah mas igo belum genap usia dua tahun tapi kami sangat bangga dengan kecerdasannya untuk bisa mengikuti “gerakan shalat” awalnya kalau kami shalat berjamaah selalu mas igo ikutan walau belum punya sarung “terpaksa” kami memakaikan sarung milikku yang secara ukuran pasti lebih besar. Setelah mempunyai satu baru persediaan maka kami potong dan jahitkan kepada tetangga kami untuk disesuikan dengan ukuran badan mas igo.

Sungguh diluar dugaan kami untuk anak seukuran dia, mungkin pada saat saya kecil juga belum seperti mas igo. Selain hobby menggunakan topi haji juga sekarang menggunakan sarung yang di modifikasi ukuranya.

Berikut dalam liputan foto gaya mas igo dalam berdandam sebelum mengikuti shalat. Inilah liputannya.

Semoga ini pembelajaran yang terus membekas di dirimu ya mas igo, memang bukan dari penampilan saja tapi juga kebiasaan menjalankan shalat dengan baik akan kami simpan di dalam lubuk hatimu yang paling dalam. Insya Allah.

Di tulis disamping istriku yang sedang asik mencari tiket online untuk pulang kampung kami di akhir tahun ini. Salam.

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: