Another Caracther of Leadership

Dalam satu acara yang menurut saya cukup membanggakan buat saya. Dimana kami kumpul beberapa angkatan yang berbeda dan kami saling mengucapkan kode etik dari perkumpulan kami yang baru saja di luncurkan dengan di kukuhkan oleh seorang pejabat tertinggi di institusi tersebut.

Selama memberikan pidato sambutan pembekalan perkumpulan kami, saya sempat syock dengan statemen yang pertama kali saya dengar langsung dari beliau. Beliau sering menyampaikan dan sering pula muncul di media cetak dan electronik. Saudara saudara saya sangat bangga dan berharap kepada kalian semua, karena perkumpulan ini kedepannya mempunyai peran strategis di indonesia dan menjanjikan. Karena perkumpulan ini dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang organisasi maka saya ingatkan untuk yang dari internal. Kalau kalian melakuka hal hal yang di luar kode etik dan ad art jangan main main saya akan lengserkan, saya akan kirim surat untuk istri dan anak anakmu, orang tua mu juga mertua mu. Kalau yang sudah jadi kakek saya aka kirim surat juga ke cucumu. Kalian semua Jangan jadi “codot” pasti kalau bukan orang jawa mungkin gak paham apa itu codot, yaitu sebangsa kelelawar yang suka memakan buah buahan. Hewan ini mempunyai sifat mencuri buah buahan milik manusia, sebenarnya sih si codot hanya cari makan untuk bertahan hidup ya. Tapi maksud dari kata codot adalah melakukan tindakan merugikan institusi.

Kalian jangan sampai berebut “martabak” dengan mempertaruhkan martabat. Disini bukan tempatnya. Dan kalah anda menerima informasi pihak lain yang membutuhkan jasa ini, jangan pernah tidak disampaikan secara resmi ke institusi, jangan buka warung sendiri. Kalau sampai ada dari kalian yang melakukan hal hal tercela tersebut kalian sama saja dengan “gombal mukio”. Jadi saya meminta ijin dari allah swt untuk mengukuhkan kalian semua demi kesuksesan dari perkumpulan ini. Selamat bertugas.

Dari penuturan diatas, beberapa hal yang saya pelajari yang saya kaitkan dengan judul tulisa ini yaitu “karakter pemimpin yang berbeda” dari pimpinan institusi tersebut.
1. Sangat percaya diri;
2. Menganggap orang paham semua akan bahasa yang di sampaikan;
3. Sangat tegas dan blak blakan;
4. Ajakan untuk kebaikan dan sukses kedepan;
5. Keteladanan yang di contohkan;

Ternyata karakter kepemimpinan yang berbeda tersebut sangat kental dan berbeda karena kombinasi kultur jawa dan budaya militer. Jadi sangat khas penyampaian pesan moral… Jangan jadi codot.. Kalau iya itu artinya kalian adalah benar benar “gombal mukio”.

Salam,
Kutulis sambil menemani mba Naflah mau bobo di kamarnya.

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: