Istri penyampai pesan yang penuh empaty

Sungguh indah apa bila dua pihak / orang bisa saling memahami apa yang di sampaikan seseorang kepada seseorang lainnya. Komunikasi adalah yang selanjutnya menjadi istilah yang sering di pakai untuk bertukar pesan atau informasi. Komunikasi bisa berjalan dengan baik apa bila sumber informasi dengan penerima informasi menerima pesan dengan baik pula.

Pertanyaanya adalah, pernahkah kita menjadi penyampai atau sumber informasi dengan muatan informasinya penting, sifatnya segera dan penuh dengan pelibatan emosi khususnya bagi penerima pesan?

Pastilah setiap orang pernah, walau dengan tingkat yang berbeda ukuran kepentinganya, sifatnya serta dampak psikologis dari informasi yang dibawa. Suatu hari saya sedang berbincang diantara temen temen salah satu mentor saya menceritakan kalau diantara mentor kita yang notabene seorang tokoh ini pernah bertugas sebagai penyampai pesan yang penting. Beliau adalah seorang istri prajurit, dalam jabatan suaminya sebagai komandan kesatuan di militer. Yang karena tugasnya satuan ini biasa bertempur melawan pengacau negara. Yang risikonya memang bisa gugur karena tugas.

Nah ibu ini sebagai istri komandan lah yang mempunyai tugas berat manakali ada salah satu prajurit suaminya gugur harus menyampaikan kepada keluarga yang di tinggalkan utamanya istri dari prajurit tersebut. Biasanya penyampaian pesan berita keluarga yang disampaikan oleh ibu tersebut jauh lebih mudah diterima oleh keluarga.
Hal ini karena pendekatan beliau sebagai seorang ibu yang tentunya punya sifat humanis serta penuh empati, sangat berbeda sekali apabila info ini disampaika oleh suaminya yang notabene seorang prajurit. Maka menjadi kebiasaan apa bila ada kejadian serupa sudah menjadi semaca prosedur tetap penyampaian berita duka atas gugur nya seorang prajurit. Tugas yang sangat mualia, namun kadang menjadi menakutkan manakala beliau tau tau hadir kerumah salah satu istri prajurit dan tanpa di sampaikan beritanya istri prajurit langsung bisa memahami berita duka. Bahkan begitu lihat saya langsung pingsan kata beliau sambil menceritakan dengan sangat berat dan dalam mengenang tugas tersebut pada waktu itu. Sebuah tugas kemanusian yang sangat mulia dan pasti sangat jarang dilakukan oleh orang lain.

Sebuah cerita sesungguhnya yang diceritakan oleh salah satu mentor disamping tokoh tersebut dihadapan kami para mentor. Salam

Ditulis diatas kereta

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: