Daddy Parenting # part 2

Lanjutan part 1

Memang mas igo begitu nyenyak tidur dalam pangkuanku, dan stasiun tujuan kami hampir sampai, kami berdiri dengan tetap menggendong anakku yang masih tertidur pulas. Wah mesti kudu duduk dulu biar tidurnya maksimal dalam hati, eh ndaktaunya begitu turun dari kereta langsung terbangun mungkin karena udara di stasiun yang kami tuju cukup panas. Tapi tetap semangat mas igo walau belum bangun sempurna langsung heboh .. Da da da …. Tuh tuh tuh kreta .. Spontan melihat kereta di jalur sebelah yang akan menuju arah datangnya kereta kami.

Belajar tertib dengan budaya antri.
Stasiun baik keluar atau masuk bisa dijadikan pelajaran yang baik buat anak anak tentang bagaimana kita harus tertib dengan budaya antri. Masing dengan kartu keluaran salah satu bank kami mendekati gate out untuk melakukan “taping ” shingga saldo dalam kartu kami akan di “didact” di kurangi sbesar ketentuan tarif progresive yang berlaku.

Pelajaran budaya tertib juga di dapatkan di arena stasiun, saat kami memerlukan bekel j tum sekedar menghilangkan rasa haus kami, akhirnya kami menuju salah satu kede yang cukup merata di Indonesia, kami memilih minuman kesukaan kami dan makanan kecil yang bisa di konsumsi juga oleh mas igo. Kembali pelajaran di kedai ini untuk budaya antri sudahlah menjadi kebiasaan yang hampir selalu di jumpai, tibalah pada giliran kami dan akhirnya ku bayar di kasir. Dan setelah selesai beli kebutuhan, saya berusaha membuka minuman untuk kamj nikmati. Masih ada juga pembelajaran yang bisa saya tanamkan pada anakku ini… Budaya bersih, aku minta mas igo untuk buang sobekan plastik kecil ke tempat sampah yang ada di depan kedai tadi. Setelah dirasa cukup saat nya kami menuju salah satu tempat yang menjadi main destination kami. Kembali kami harus sabar dan tertib walau tempat yang akan di tuju hanya berjarak 25 meter persis di seberang stasiun tapi tidak lah kami bisa hanya asal sbrang jalan. Ketertiban di stasiun kereta memang harus di aku sekarang ini sudah sangat bagus. Kami harus berjalan memutar untuk menuju pintu gerbang keluar stasiun yang ada di ujung stasiun. Selanjutnya harus melintas jalan raya mesti tidak jalan sendir.. Masih dalam gendonganku.. Ini juga menjadi momentum yang bagus untuk mengajarkan kembali tertib berlalu lintas dengan menyeberang melalui zebra cross semoga ini jga akan membekas pada mas igo kelak. Akhirnya kami sampai di main destination. Kami menyelesaikan beberapa kegiatan utama dan setelah cukup waktu kurang lebih 30 menitan akhirnya kami menyudahi kegiatan inti kami. Waktu dhuhur hampir tiba dan musim hujan sudah mulai muncul di sore hari. Akhirnya kuputuskan segera kembali ke arah rumah kami.

Dengan menggunakan kereta yang sama dengan arahsebaliknya, selalu kami syukuri karena mengajak anak balita maka jaminan mendapatkan tempat duduk hampir pasti walau singa hari ini kereta tak terlalu padat. Sebentar menunggu kereta saya sempatkan untuk mengabadikan mas iho juga kami berdua dengan selfi yang tertangkap kamera dengan wajah ceria. Kali ini mas igo tidak tertidur dalam kereta yang sejuk saat arah pulang kami, saya banyak komunikasi lisan dengan mas igo yang mendapatkan respon sempurna sebagai bukti bahwa komunikasi kami berjalan cukup akrab.

Saatnya tiba di stasiun tujuan akhir tempat kami menitipkan kendaraan bermotor kami di tempat langganan, namun aku teringat pesan istriku Venuha, jangan lupa makan berdua ya yah… Biar masnya kalau pulang tinggal tidur… Maka kami menuju salah kedai makan yaitu mie ayam bakso. Setelah melakukan pemesanan dan makanan datang kami menyantap dengan lahap apakah karena kelaparan atau memang kami berdua menyukai jenis makanan ini. Mas igo beberapa kali bergaya saat mau makan. Selesaikan acara makan kami kembali ke tempat penitipan kendaraan dan langsung menuju arah pulang. Sepanjang jalan kita bernyanyi yang tentunya mas igo senang dan penuh tawa. Sampailah kami di rumah di sambut para bidadari cantik ku.

Saatnya istirahat, anakku semoga engkau senang dan gembira.. Hanya dengan kebahagian yang akan menjadikan kualitas hidup kita makin meningkat…

Matur nuwun…. Di tulis di atas kereta dan di rumahku.. Semoga bermanfaat untuk ku, keluargaku dan siapapun yang membacanya. Amin @exkuwin 22.11.14

Posted from WordPress for Windows Phone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: