Kartu Ucapan Lebaran dulu dan sekarang

Di jaman sekarang ini yang hampir semua unsur kehidupan kita sangat minim tidak bersinggungan dengan “electronic base”.

Lebaran adalah ajang dimana umat muslim saling “berbagi dan memberi” maaf kepada sesama. Silaturahmi di munculkan dengan saling bermaaf-maaf an melalui simbul saling bersalaman adalah yang menjadi salah satu alasan mengapa mudik ke kampung halaman menjadi “wajib”.

Namun bagaimana apa bila karena berbagai alasan menjadikan kita tidak bisa ber maaf maaf an secara langsung semisal karena alasan : kesibukan, biaya, waktu, jarak dsb. Maka alternatif lain dengan media, Telephone, SMS, Kartu Ucapan, email atau pun yang lebih modern dari produk IT sekarang ini.

Dalam catatan ini saya ingin membagi dan mengangkat bentuk permintaan maaf melalui media kartu lebaran. Kartu lebaran pernah menjadi “booming” di tahun 15-10 tahun yang lalu, saat tengah bulan ramadhan hampir semua toko, mall atau warung, pedakang kaki lima baik yang permanen atau musiman mereka menjual berribu pilihan kartu lebaran. Dan kantor pos adalah sarana expedisi pilihan pertama, dulu kita sering berharap kehadiran pak pos ke rumah kita untuk mendapatkan kiriman kartu lebaran dari sanak saudara kita nun jauh disana.

Perubahan teknologi sekarang ini, menjadikan permintaan maaf menggunakan media surat saudah mulai di tinggalkan, hanya sebagian kecil, masih ada beberapa orang setia menggunakan pilihan ini, yang paling sering dan utama adalah institusi atau perusahaan sarana permintaan maaf kepada mitra atau collega tetep menggunakan kartu lebaran.

Makna mendapatkan kartu lebaran amatlah berbeda, selain kita benar benar merasa lebih dekat, krn kartu sifatnya private, special dan hign effort tentunya. Maka nilai inilah yang tidak di dapatkan dari media permohonan maaf lainnya.

TK Mutiara Bangsa tempat anak kami, Nur Naflah Habibah belajar, dengan metode pendidikan berkarakter. Disaat bulan puasa ini meraka di ajarkan mewarnai dan menulis dengan kreasi sendiri kartu ucapan yang di buat secara mandiri. Dan uniknya pihak sekolah kemudian mengirimkannya melalui pos kerumah masing masing. Dan di lebaran ini kami mudik ke Jogja, Pekalongan dan Gombong, saat balik ke rumah kami saat pertama membuka pintu, aku mendapatkan kiriman pos dan ternyata subahanallah hasil karya tulis dan mempercantik kartu di kelasnya sekarang bisa kita baca bersama.

Inilah salah satu makna special, dan private tentunya, kebanggaan kami sekeluarga terasa dengan hadirnya kartu ucapan : Selamat Lebaran dari NAFLA. Inilah sisi lain dari cara permohonan maaf menggunakan media kartu lebaran yang sudah mulai di tinggalkan, marilah kita ajarkan kepada anak anak kita untuk bisa menggunakan media seperti ini di moment moment mendatang.

Semoga bermanfaat.
Salam Kemenangan
ES

Cover Depan kartu Ucapan Lebaran dr Naflah
Cover Depan kartu Ucapan Lebaran dr Naflah

Isi Ucapan Kartu lebaran dari Naflah
Isi Ucapan Kartu lebaran dari Naflah
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: