Think out of the box atau without the box

out of the box

Pembelajaran adalah proses panjang yang tak berkesudahan, yang artinya belajar sepanjang hayat. Berfikir adalah salah satu buah karya dari proses pembelajaran. Berfikir merupakan proses standar dari setiap manusia tidak dikenal kasta, jenis kelamin, usia dan strata ekonomi. Artinya berfikir terjadi setiap saat dan kapan saja secara simultan.

Orang orang sukses selalu mengatakan berbuatlah sesuatu secara serius dan terus menerus serta tekun dan juga mengharap ridha dari sang maha pemberi kemudahan. Dan sukses itu biasanya terjadi pada orang orang yang melakukan upaya diluar kebiasaan atau boleh dikatakan unik, tidak ada yang lainya. Karena kalau unik atau bisa dikatakan karakteristik tunggal, biasanya akan dicari dan dibutuhkan oleh banyak orang. Untuk bisa menghasilkan manusia yang berkarakter tentunya harus dilatih untuk menjadi orang orang yang selalu belajar dan berfikir diluar dari kebiasaan orang awam. Konsep inilah yang kemudian oleh sebagian para ahli atau successor dikenal dengan istilah ” think out of the box” atau dalam pemahaman sederhana saya adalah, berfikir diluat kotak, kotak disini bisa di katakan sebagai bingkai yang wujudnya sering kita kenal berupa aturan, ketentuan, SOP, sehingga hasilnya berupa pemikiran luar biasa. Dan menghasilkan karya pikir diluar kebiasaan orang awam. Biasanya pemikiran ini terkesan “nyleneh” bin aneh, orang bisanya menyebut ah gila aja kali.. Tapi karya pikir ini akan menjadi sukses dikemudian hari dan menjadi solusi bagi banyak orang. Inilah proses berfikir diluar bingkai kebiasaan.

Namun ternyata dari banyaknya orang orang yang suskes secara individual belumlah dapat dengan mudah memberikan keberhasilan secara makro, secara mikro untuk issue atau masalah tertentu ter “solusi” kan. Hal ini apabila dihadapakan pada permasalahan yang besar (makro) yang biasanya permasalahan ini timbul dari akibat  makin banyak permasalah mikro yang ternyata saling terkait. Maka proses berfikir secara mikro yang bercirikan diluar dari kebiasaan orang awam ( think out of the box) harus di satukan melalui pendekatan yang makro juga. Disinilah diperlukan para pemikir dan pelaksana yang menyatukan itu semua kedalam pendekatan ” berfikir tanpa bingkai” atau dikenal dengan istilah think without the box. Think out of the box melahirkan para spesialis ahli di bidang tertentu, sedangkan think without box melahirkan orang orang sebagai pemimpin dan pengambil kebijakan yang mempersatukan mereka para spesialis untuk disatukan ide idenya kedalam pelaksanaan pengambilan tindakan dengan pendekatan berfikir tanpa bingkai. Pendekatan ini yang sebenarnya adalah satu warna dengan pendekatan yang istilah kerennya dikenal dengan pendekatan integrated. Artinya menyatukan para thinker out of the box secara komprehensif kedalam kominitas thinker without the box. Semoga pendekatan ini bersifat solutif dalam setial sisi kehidupan kita baik dilingkungan keluarga yang terkecil atau lingkungan bangsa dan dunia sebagai komunitas universal

Salam
Think out of the box plus think without the box

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: