Belajar menghapal Asmaul Husna

asmaulhusma

Menjelang pelaksanaan tes tengah semester anak sulung kami, mba Jasmine yang saat ini sudah kelas 2 di SD Sekar Adi Cibinong – Jabar. Bundalah yang sangat care dan selalu setia mendampingi anak kami, untuk belajar pelajaran yang akan diujikan dalam tes besok harinya pada “Mid semesteran” .

Salah satu mata pelajaran yang sedang dipelajari adalah pendidikan agama islam, untuk topik pembahasan mengenal nama nama baik Allah swt. Memang tidak semua dihapalkan, antara lain Ar Rohman, Ar Rohim , Al Hakim, Al Hikam yang di hapalkan tentang arti dan pemahamannya. Hanya sekitar lima nama baik Allah swt. Sebagai proses pendidikan bunda memberikan semacam uji coba diluar jadwal belajarnya dimana dilakukan saat kami semua ngumpul di ruang keluarga sambil menikmati hiburan televisi. Bunda melontarkan salah satu nama baik allah, mba Jasmine supaya menyebutkan artinya.

Mba Jasmine, apa arti al hakim kata bunda, mba jasmine berusaha menjawab sesuai dengan ingatan dan pemahamannya, lalu di jawab maha bijaksana. Kata mba jasmine. Namun disela sela proses ” penguatan” pelajaran antara bunda dan mba jasmine, sang adek, mba Naflah ikut nimbrung di tengah keasikan mereka. Bunda bunda, kalau alpukat apa artinya???!!! Kontan kami semua yang mendengarkan kaget, ketawa, dan bingung atas pertanyaan mba Fla, panggilan naflah. Dengan tenang bunda mencoba menjelaskan pertanyaan Mba Fla, yaitu, alpukat bukan termasuk 99 nama nama baik allah yang ada dalam asmulhusna, dan alpukat kan jenis jenis buah mba.. Jawab bunda mencoba menjelaskan.

Namun tidak sampai disitu saja rasa puas naflah untuk ikut terlibat dalam proses pembelajaran kakaknya. Sebuah pertanyaan yang menurut kami membuat “speechless” kontan saja mba Fla melontarkan pertanyaan lanjutan, kalau Aldigo apa artinya… Praktis kami semua yang mendengar langsung ketawa dengan kreatif dan kritisnya pertanyaan anak kami, oh iya Aldigo itu adalah anak kami yang ketiga yang mernama lengkap M. Aldigo Jafin Khalaf, yang kesehariannya kami panggil IGO.

Nah demikian sekelumit cerita yang merupakan gambaran dan pembelajaran dari kita semua dimana, anak anak kita semakin kreatif dan kritis dalam merespon segala sesuatu yang dia pelajari dari lingkungan kita, sekolah bukanlah tempat utama untuk belajar, lingkungan (Keluarga dan Masyarakat) adalah sekolah juga yang tak berdinding tapi kaya akan ilmu, kita selayaknuya sebagai orang tua wajib dan terus ikut belajar dari sekolah lingkungan ini. Dan juga teruslah kreatif serta kritis mengikuti kebutuhan anak anak kita

Selama pembelajaran tak berkesudahan

Advertisements

One thought on “Belajar menghapal Asmaul Husna

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: