Risiko Infeksi HPV 28 Januari, 2009
Posted by exkuwin in Kesehatan Reproduksi.Tags: harga vaksin HPV, HPV, kanker Leher Rahim, Vaksin
add a comment
Mungkin berguna bagi yang membutuhkan informasi tentang Infeksi HPV
Sumber dari Koran Tempo : 28 Januari 2009
Apakah setiap rumah sakit atau klinik sudah tersedia…. atau barangkali di depok sudah ada belum ya… ada yang tahu tentang info ini ?
Mohon di share ya…
iPhone dan Telkomsel 27 Januari, 2009
Posted by exkuwin in Gado - Gado, Komputer, teknologi informasi.Tags: Apple, Exkuwin, harga, Indonesia, iPhone, Telkomsel
1 comment so far
Akhirnya aku mendapatkan informasi yang bikin aku kepengin untuk memilikinya… karena pada hari kamis minggu lalu aku mendapatkan pesan pendek dari Telkomsel : yang berisikan pesan :Telkomsel bekerjasama dengan Apple menghadirkan iPhone 3G di Indonesia dalam waktu dekat. Pesan Sekarang di www.telkomsel.com atau hubungi 111/116.
langsung saja aku coba telpon ke CS Telkomsel di 111 dari HP, tetapi jawabanya tidak banyak memberikan informasi, karena pemesanan harus melalui website www.telkomsel.com . nah baru pada hari senin kemarin aku coba masuk website lalu mengisi lembar pemesanan dan akhirnya kudapatkan lembar konfirmasi :

Nah bagi yang tertarik buruan ikutan pesen, cuma sayangnya kita tidak langsung mendapatkan respon via email yang kita daftarkan pada saat mengisi formulis pemesanan.
jadi masih harap harap cemas juga berapa ya harga nya iPhone di Indonesia ? kita tunggu aja semoga kabar baik yang kita dapatakan
Awas, ‘Sexting’ Menjamur di Kalangan Pelajar 20 Januari, 2009
Posted by exkuwin in HIV, Kesehatan Reproduksi.Tags: sexting, Siswa Siswi, SMS
add a comment
Santi Dwi Jayanti – detikinet Kamis, 15/01/2009 12:55 WIB
Pennsylvania – Remaja dan ponsel sudah semakin tak bisa dipisahkan. Namun orangtua perlu khawatir dengan aksi ’sexting’ yang kian menjamur di kalangan siswa-siswi sekolah.
Istilah ’sexting’ merupakan bentukan dari kata ’sex’ (seks) dan ‘texting’ (pesan singkat alias SMS). ‘Sexting’ mengacu pada saling kirim gambar porno diri sendiri ke lawan jenis entah dengan tujuan menggoda atau membangun keintiman.
Dikutip detikINET dari FoxNews, Kamis (15/1/2009), aksi ’sexting’ sedang menjamur di Amerika Serikat. Pelakunya, yang kebanyakan adalah remaja usia tanggung, tidak menyadari bahwa aksi mereka tersebut bisa berakhir dengan penyebaran foto di internet atau malah jatuh ke tangan paedofil.
Salah satu kasus ’sexting’ di Pennsylvania menyeret enam orang remaja ke pengadilan. Enam remaja tersebut terdiri dari 3 gadis berusia 14-15 tahun dan 3 remaja laki-laki sekitar 16-17 tahun.
Pihak Kepolisian akan mengajukan agar tiga remaja putri itu dikenai pasal pembuatan, penyebaran dan kepemilikan pornografi anak. Sedangkan ketiga remaja putra itu akan dikenai pasal kepemilikian pornografi anak.
( wsh / wsh )
Bagiman dengan SEXTING di Indonesia? Bagaimana Peram kita dalam mengendalikan SEXTING di kalangan remaja kita ? Ada komentar ?
The Universal law of Attraction 9 Januari, 2009
Posted by exkuwin in Introspeksi Diri.Tags: Quantum Ikhlas; Universal law of attaction; hukum daya tarik menarik
4 comments
Hukum Daya tarik menarik :
hasil cuplikan dari mempelajari buku Quantum Ikhlas :
Perbanyak kalimat syukur:
Hindari mengeluh. Ketika mengeluh, anda melepas getaran negatif ke alam semesta yang akan menarik hal hal negatif kedalam hidup anda, begitu pula sebaliknya.
Perhatikan betul kata kata yang di ucapkan dan yang tak terucapkan ( dalam hati)
cuplikan dari buku : Quantum Ikhlas : Erbe Sentanu
Sunat Mengurangi Resiko Penularan HIV 8 Januari, 2009
Posted by exkuwin in HIV.Tags: sunat; HIV;
add a comment
Sunat mengurangi risiko infeksi HIV 50% pada laki-laki Afrika-Amerika melakukan kontak seksual perempuan HIV positif, menurut penelitian US diterbitkan dalam edisi 1 Januari 2009 di Journal of Infectious Diseases. Pengurangan resiko HIV untuk laki-laki yang disunat mirip dengan yang dilihat dalam tiga randomisasi, ujicoba kelompok kontrol melihat manfaat dari sunat sebagai metode pencegahan HIV di Afrika.
Penyunatan laki-laki telah menjadi fokus perhatian yang cukup besar sebagai metode pencegahan HIV di tahun-tahun terakhir. Telah menunjukkan bahwa sel dalam kulup yang rentan terhadap infeksi HIV dan sunat mengurangi risiko infeksi HIV untuk pria di sub-Sahara Afrika.
Ada sedikit informasi mengenai manfaat dari sunat untuk laki-laki heteroseks sebagai metode pencegahan HIV di AS. Hal ini karena AS memiliki prevalensi HIV yang rendah (0,4%) dan juga karena epidemi terkonsentrasi di gay dan laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, mempunyai efek perlindungan dari sunat kurang jelas.
Dalam rangka untuk mengevaluasi hubungan antara status sunat dan risiko infeksi HIV di populasi Afrika-Amerika orang mengunjungi klinik kesehatan seksual di Baltimore, penyidik melakukan studi retrospektif 40571 pengunjung klinik antara 1993 dan 2000. Semua pasien yang diuji untuk HIV dan klinik catatan direkam jika orang-orang yang disunat atau tidak disunat, dan jika mereka memiliki ulcerative atau infeksi seksual saluran kencing.
Para peneliti juga mampu mengidentifikasi kelompok dari 394 kunjungan yang dilakukan karena orang-orang yang telah diberitahu bahwa mereka sudah terkena HIV setelah penile-vaginal kontak dengan perempuan yang didiagnosis infeksi HIV. Ini memungkinkan peneliti untuk melihat manfaat dari sunat sebagai metode pencegahan HIV pada laki-laki yang diketahui telah terpapar HIV.
Sebagian besar manusia (87%) adalah disunat. Prevalensi HIV adalah empat kali lebih tinggi pada kelompok dari 394 kunjungan klinik dilakukan karena didokumentasikan terkena HIV daripada di 40177 kunjungan oleh orang-orang tertentu yang tidak terkena HIV (12% vs 3%).
Di antara 394 orang yang hadir klinik diketahui terkena HIV, adalah sunat yang signifikan yang terkait dengan 51% penurunan prevalensi HIV (10% vs 22%).
Namun, di antara 40.177 kunjungan oleh orang tanpa didokumentasikan terkena HIV, tidak ada perbedaan antara prevalensi HIV circumcised uncircumcised dan laki-laki (keduanya 3%). Di grup ini, namun demikian, prevalensi HIV yang tinggi di antara orang-orang yang memiliki ulcerative seksual infeksi (7%) dibandingkan dengan orang-orang yang urethral infeksi (2%).
“Sekitar 50% penurunan prevalensi diamati antara laki-laki yang dikenal dengan terpapar HIV adalah sebanding dengan besarnya resiko dilaporkan di seluruh Afrika tiga kelompok uji (jangkauan, 48% sampai 60%),” komentar yang peneliti.
Mereka menyimpulkan, “penyunatan itu terkait dengan signifikan mengurangi prevalensi HIV di antara kelompok dari Afrika-Amerika heteroseks pria dikenal dengan HIV eksposur yang menghadiri Baltimore seksual [kesehatan] klinik … temuan ini mungkin juga menunjukkan bahwa keuntungan dari sunat mungkin paling nyata dalam pengamatan studi dari pasien laki-laki dengan populasi didokumentasikan terkena HIV terinfeksi perempuan mitra. “
Penulis yang mendampingi editorial diketahui bahwa, walaupun American Academy of Pediatricians mengakui “potensi medis manfaat sunat laki-laki baru lahir”, ia yakin bahwa “data tidak mencukupi untuk merekomendasikan sunat rutin neonatal.” Para penulis menulis bahwa sunat harga jatuh di Amerika Serikat dan yang rendah di kalangan Afrika-Amerika dan Hispanics, grup dengan peningkatan prevalensi HIV. Mereka menyatakan harapan bahwa temuan-temuan akan meyakinkan American Academy of Pediatricians “untuk kesehatan masyarakat mengenali pentingnya operasi ini untuk mencegah infeksi HIV di populasi minoritas AS.”
Referensi
Warner, L et al. Male circumcision and risk of HIV infection among heterosexual African American men attending Baltimore sexually transmitted disease clinics. J Infect Dis 199: 59-65, 2009.
Gray, RH et al. The role of male circumcision in the prevention of human papillomavirus and HIV infection. J Infect Dis 199: 1-3, 2009.
Sumber : http://www.aidsmap.com/en/news/A7C1DC5A-D119-4395-89B1-5FF09E49F0B9.asp
Ikhlas 8 Januari, 2009
Posted by exkuwin in Introspeksi Diri.Tags: Quantum Ikhlas
add a comment
Ikhlas : The ultimate success technology
” Bukan urusan saya untuk memikirkan diri saya sendiri. Urusan saya adalah untuk memikirkan Tuhan. dan, urusan-Nya lah untuk memikirkan saya.”
Simone Weil dikutip dari Buku : Quantum Ikhlas : tulisan Erbe Sentanu
Surga & Neraka 28 Desember, 2008
Posted by exkuwin in Uncategorized.2 comments
Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan Tuhannya dan berkata, “Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat seperti apakah Neraka dan Surga itu”.
Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke dalam.
Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan.
Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan masing-masing.. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.
Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil. Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan itu.
Tuhan berkata, “Kamu sudah melihat NERAKA”
Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.
Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata “Apa yang terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ?”
Tuhan kemudian menjelaskan, “Sangat sederhana, yang dibutuhkan hanyalah satu sifat baik”
“Perhatikan bahwa orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri”
Di sitir dari milis tetangga
Hari Ibu 2008 22 Desember, 2008
Posted by exkuwin in Uncategorized.Tags: Mother Day 2008
add a comment
” Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia
…………………….”
Ibu…….
Semoga perjuanganmu, usahamu, serta doa – doa mu
yang selalu diberikan buat putra dan putrinya akan menjadi
penerang kehidupan disaat kini, dan masa datang..
terima kasih Ibu… aku belum bisa membalas jasa jasamu…
bahkan aku terkadang lupa untuk sekedar menelponmu…
karena jarak telah memisahkanku
Maafkan aku Ibu….
Selamat hari Ibu ….Mari kita dukung dan wujudkan cita cita ibu kita…
Punggawa Kerajaan Lupa akan Tugasnya 13 Desember, 2008
Posted by exkuwin in Gado - Gado, Introspeksi Diri.Tags: Anekdot
2 comments
Kisah ini kudapatkan dari cerita turun temurun, alkisah pada jaman dahulu kala di suatu kerajaan entah berantah ada seorang pungawa kerajaanyang bertugas untuk mengurusi para prajuritnya. mulai dari seleksi calon, wawancara, penetapan SK, hingga urusan pembayaran gajinya para prajurit di negeri entah beratah itu adalah tanggung jawab yang berat dari seorang punggawa kerajaan itu. begitu sibuknya dan banyaknya perkerjaan yang di embannya hingga punggawa tersebut lupa akan tugas tugas utamanya.
Hal ini dikisahkan , pada suatu ketika mendapatkan intruksi dari sang raja kalau sang raja dalam rangka mempertahankan kekuasaan kejayaannya di kerajaan maka sang raja akan memberikan hadiah kepada para prajuritnya.
Hadiah berupa kelengkapan ber busana ” karena sang raja mempunyai pendirian tentang ” ajining salira ono ing kedaling busono” .nah karena telah menerima instruksi itu akhirnya pucuk pimpinan punggawa kerajaan itu dateng dari barak ke barak untuk menanyakan ke tiap prajurit… padahal tugas itu bisa dilakukan oleh bagian punggawa yang kelas paling bawah juga bisa. karena kedatangan ke tiap prajurit cuma mau tanya … berapa “depa” kalau kalian akan membuat sarung ????? ampun – ampun pucuk punggawa harus turun tangan sendiri untuk ini… atau emang pucuk punggawa ini telah lupa akan tugas tugas utamannya… bukankah tugas ini bisa di delegasikan kepada bawahannya???? karena masih banyak tugas yang seharusnya disesuaikan dengan kompetensinya sebagai punggawa kerajaan…. misalnya mengingatkan kepada para prajurit kerajaan negeri entah berantah itu…. seperti hai prajurit kontrakmu sudah hampir habis… bagaimana kalau gajimu aku naikan kamu mau gak… karena saya menilai kerjaanmu bagus .. sang raja sangat puas dengan pencapaian pekerjaanmu… atau hai prajurit kamu saya beri kesemaatan untuk kursus menggunakan “panah’… menggunakan ” meriam”…… dll
tapi ternyata punggawa itu lupa akan tugas yang telah di embankan yang diharapkan di dasarkan paka kompetensi si punggawa kerajaan itu… tanya kenapa ya??????? oH mungkin waktu itu belum ada komputer kali ya jadi databasenya belum ada remindernya…. weleh weleh pungawa punggawa…. semoga engkau cepat sadar ya…
APAKAH TUHAN MENCIPTAKAN KEJAHATAN? (Kisah Nyata)* 3 Desember, 2008
Posted by exkuwin in Gado - Gado, Introspeksi Diri.Tags: Keberadaan Tuhan
4 comments
Sebuah kisah yang saya peroleh di milis tetangga, semoga bermanfaat :
Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah
Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas
terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah
Tuhan menciptakan segala yang ada?”.
Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan
semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi. “Ya,
Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.
Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan
menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita
bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa
Tuhan itu adalah kejahatan.”
Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.
Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia
telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya
bertanya sesuatu?”
“Tentu saja,” jawab si Profesor
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”
“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah
sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.
Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut
hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu
-460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam
dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin
untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.
Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”
Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”
Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak
ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita
pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newtonuntuk memecahkan
cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang
setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu
ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata
gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”
Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah
kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak
perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut
adalah manifestasi dari kejahatan.”
Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah,
Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti
dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk
mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan.
Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia.
Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari
ketiadaan cahaya.”
Profesor itu terdiam.
Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.
