RSS

Arsip Kategori: Gado – Gado

Punggawa bingung akan nasib dirinya

Alkisah ada obrolan punakawan antara bagong dng petruk. Berikut kutipan obrolannya:

Mas petruk, knapa sich keadaan negeri kita tetep aja begini, kata bagong penuh tanya?
Gong, aku yg udah lama aja nasib nya blum jelas apakah aku akan diangkat sebagai prajurit di negeri impian ini. Kata bapak kita (semar), sesuai kitab suci keprajuritan harusnya udah jadi prajurit, tukas petruk ke adiknya.
Emang mas Petruk udah berapa lama “ngawulo” pada kerajaan negeri impian? Tanya bagong.
Aku dah lama kalau gak salah, raja negara tetangga dah berganti 3 raja. Jawab petruk.
Lah tapi knapa koq status keprajuritan mas Petruk koq masih ajeg, sergah bagong.
Nah itu dia, kata punggawa kerajaan negeri kita itu kekurangan stok uang emasnya, gara gara upeti dari para tumenggung gak lancar.
Lah kenapa punggawa gak mengajak seluruh rakyatnya bersama sama mengupayakan agar kegiatan kreatif para tumenggung sehingga upeti ke punggawa kerajaan meningkat yg selanjutnya bisa menjadikan kesejahteran rakyat dan khususnya prajurit lebih layak, tukas bagong.
Boro boro Gong, punggawa mikirin nasib prajuritnya, mikir nasib dirinya nanti pas akhir taun aja belum jelas, apa bisa kepilih lagi jadi punggawa…tegas Petruk.
Lah trus siapa yg mau memperjuangkan nasib para prajurit negeri impian ini, tanya Bagong bingung, dan Mas Petruk ndomblong.

Catatan menjelang peringatan May day 2009.
Ditulis diatas KRL.
ES

 

Kaitkata: , , , ,

Bolehkah kita ” MEMAKI “

Dalam perenungan/kontemplasi ku, aku berpikir… boleh gak sich kalau kita memaki. Memaki dalam arti kamus “mengucapkan kata-kata keji, tidak pantas, kurang adat untuk menyatakan kemarahan atau kejengkelan: ….. Memaki bisa dipastikan tidak akan luput dari kehidupan seseorang, Memaki merupakan bentuk luapan emosi dan cenderung lebih ke sifat negative.

Namun bolehkan kita memaki… adakah “adab” memaki yang santun…???? menurut pendapat saya, memaki masih boleh walau banyak sisi negatifnya. Sebaiknya kita hindarkan, namun kalau sebagai bentuk expresi dalam meluapkan emosi masih di perbolehkan. Dasar yang saya pakai pengalaman hidup dengan prinsip : lakukan setiap tindakan kita sesuatu yang ada manfaatnya bahkan kalau bisa paling banyak manfaatnya.

Tadi dari perjalanan hidupku sering di hadapkan dalam suatu pilihan, yang didasarkan pada prinsip lakukan sesuatu yang mempunyai Mudzarat paling sedikit. jadi kalaupun pilihannya anda harus memaki maka pikirkanlah “memaki” yang dampaknya paling kecil bagi diri anda ataupun bagi yang kita “maki”. dengan harapan setelah kita memaki emosi kita yang sudah memuncak akan kembali stabil.

ada tips untuk memaki (menurut saya) : 1. memaki adalah pilihan terakhir, 2. Yakinkan bahwa efek memaki berdampak paling kecil mudzaratnya, 3. gunakan bahasa yang orang yang kita maki tidak paham misalnya, orang Bule kita maki pakai bahasa lokal, emosi kita tersalurkan tetapi yang bersangkutan gak terlalu sakit hati. walau bahasa non verbal cukup signifikan atas kemarahan orang lho.

Semoga bermanfaat, silahkan kritik saya atas tulisan ini.bukan saya mengajarkan orang untuk memaki tetapi yang kami sampaikan adalah bagimana memaki dengan mudzarat paling kecil. yang munkin ini bagian dari kampanye global tentang ” Risk Reduction “.

Salam, Wien

 
 

Kaitkata: ,

Syukur pada-Nya karena lidahmu

Tadi siang aku bersama temen2 kerja di ruanganku makan ke salah satu warung kebiasaan kami makan siang. Sungguh nikmat makan yang saya pilih, memang ini seperti halnya hari hari lain nya.
Tipe warung yang kami pilih biasa saja, bahkan masih dijumpai harga pecahan ratusan rupiah (mis:8.200 rp). Masih tergolong murah untuk ukuran warung di jakarta. Warung ini memang jadi favorite temen2 saya.
Sepanjang kami menikmati makanan yg kami pilih. Sambil ngobrol santai adalah hal yg hampir pasti kami lakukan, ya perihal pekerjaan, keluarga atau masalah politik kadang menjadi salah satu topik bahasan kami.
Tulisan ini saya buat manakala ada salah satu temen yg order terakhir, tetapi selesa paling awal. Salah satu temenku mengomentarinya ! Wah cepet ya makannya. Dijawablah olehnya. Ya aku kalau makan emang cepat. Sambil saya menimpalinya, “yg dinamai makanan enak kan, makanan yg lewat lidah, artinya itu hanya menipu lidah kita aja, timpalku. Karena makanan setelah melewati lidah hanya didapatkan dampak kenyang.
Dari cerita diatas, dapat aku tuliskan bahwa: manusia manakala makan merasa “enak” itu adalah hasil assesmen yg dilakukan oleh lidah yg selanjutnya melapor ke otak, dan otak merespon dgn memberi perintah ke mulut untuk bersuara sehingga keluar kata “ENAK”. Jadi lidah lah yg berperan cukup penting dalam mengenali indikator enak, yang berfungsi sebagai indra pengecap.
Jadi sudah sepatutnya kita bersyuku bisa menikmati makanan enak karena peran lidah kita. Beberapa bukti. Tanyakan orang yg di infus, apakah dia merasa enak isi botol infus itu?. Bukti lain adalah orang yg diberi makan yg dicairkan dan dimasukan lewat selang melalui mulutnya tanpa menyentuh lidah. Apakah dia merasakan enaknya makanan itu? Sudah pasti jawabannya adalah TIDAK.
Semua itu karena peran dari LIDAH kita. Makanya mari kita slalu mensyukuri nikmat makanan karena peran lidah kita.
Smoga bermanfaat. Kutulis di KRL dari padatnya penumpang KRL Ekonomi AC.

 

Kaitkata: ,

Rejeki siapa yang ngatur ?

Ini adalah catatan kecilku yg merupakan refleksi saya pribadi terhadah ALLAH swt. Catatan ini kutulis dari pengalaman pribadi dan diperkuat bukti yg saya temui.

Baru saja aku melihat disalah satu pojok stasiun kota, disana terlihat sekelompok pedagang kaki lima di samping gerbong kereta, mungkin saudara bisa membayangkan gambaran ini. Nyata sekali, jenis barang yg dijual rata rata sama: pecel lontong, bihun goreng, mie goreng juga tempe, pisang dll yg serba goreng. Jumlah yg dijual hampir smua banyak.

Namun sepintas terlihat olehku dari pintu gerbong yg terbuka, tak ada persaingan diantara 7 atau 8 penjual tersebut. Hal ini aku simpulkan dari komunikasi mereka baik sembari melayani pembeli atau setelahnya. Mereka smua gembira. Bahkan pernah tertawa lepas stelah salah satu penjual bercerita perihal yg lucu.

Tak terlihat olehku rasa bersaing sesamanya untuk merebut hati pembeli. Aku jadi berpikir, apakah mereka telah ikhlas menjalani tahapan iktiarnya. Selain doa tentunya. Tetapi sikap berserah diri pada-Nya lah yg mereka lakukan, sehingga mereka begitu enjoy? Atau pemahaman rejeki toh takan kemana? Yang peng niat, ihtiar dan tawakal.

Bisa jadi pertanyanku semuanya akan di jawab YA oleh smua pedagang tadi. Karena memang REJEKI, ALLAH Yang mengaturnya. Tinggal bagamana umatNya mau menyikapinya.
Karena kebenaran hanya milik Allah swt.

 

Kaitkata: ,

iPhone dan Telkomsel

Akhirnya aku mendapatkan informasi yang bikin aku kepengin untuk memilikinya… karena pada hari kamis minggu lalu aku mendapatkan pesan pendek dari Telkomsel : yang berisikan pesan :Telkomsel bekerjasama dengan Apple menghadirkan iPhone 3G di Indonesia dalam waktu dekat. Pesan Sekarang di www.telkomsel.com atau hubungi 111/116.

langsung saja aku coba telpon ke CS Telkomsel di 111 dari HP, tetapi jawabanya tidak banyak memberikan informasi, karena pemesanan harus melalui website www.telkomsel.com . nah baru pada hari senin kemarin aku coba masuk website lalu mengisi lembar pemesanan dan akhirnya kudapatkan lembar konfirmasi :

iphone-3g

Nah bagi yang tertarik buruan ikutan pesen, cuma sayangnya kita tidak langsung mendapatkan respon via email yang kita daftarkan pada saat mengisi formulis pemesanan.

jadi masih harap harap cemas juga berapa ya harga nya iPhone di Indonesia ? kita tunggu aja semoga kabar baik yang kita dapatakan

Bagi yang berminat bisa langsung masuk websitenya telkomsel, tapi siapkan dulu data diri anda ( KTP).  selamat mencoba

 
1 Comment

Posted by pada 27 Januari, 2009 in Gado - Gado, Komputer, teknologi informasi

 

Kaitkata: , , , , ,

Punggawa Kerajaan Lupa akan Tugasnya

Kisah ini kudapatkan dari cerita turun temurun, alkisah pada jaman dahulu kala di suatu kerajaan entah berantah ada seorang pungawa kerajaanyang bertugas untuk mengurusi para prajuritnya. mulai dari seleksi calon, wawancara, penetapan SK, hingga urusan pembayaran gajinya para prajurit di negeri entah beratah itu adalah tanggung jawab yang berat dari seorang punggawa kerajaan itu. begitu sibuknya dan banyaknya perkerjaan yang di embannya hingga punggawa tersebut lupa akan tugas tugas utamanya.
Hal ini dikisahkan , pada suatu ketika mendapatkan intruksi dari sang raja kalau sang raja dalam rangka mempertahankan kekuasaan kejayaannya di kerajaan maka sang raja akan memberikan hadiah kepada para prajuritnya.

Hadiah berupa kelengkapan ber busana ” karena sang raja mempunyai pendirian tentang ” ajining salira ono ing kedaling busono” .nah karena telah menerima instruksi itu akhirnya pucuk pimpinan punggawa kerajaan itu dateng dari barak ke barak untuk menanyakan ke tiap prajurit… padahal tugas itu bisa dilakukan oleh bagian punggawa yang kelas paling bawah juga bisa. karena kedatangan ke tiap prajurit cuma mau tanya … berapa “depa” kalau kalian akan membuat sarung ????? ampun – ampun pucuk punggawa harus turun tangan sendiri untuk ini… atau emang pucuk punggawa ini telah lupa akan tugas tugas utamannya… bukankah tugas ini bisa di delegasikan kepada bawahannya???? karena masih banyak tugas yang seharusnya disesuaikan dengan kompetensinya sebagai punggawa kerajaan…. misalnya mengingatkan kepada para prajurit kerajaan negeri entah berantah itu…. seperti hai prajurit kontrakmu sudah hampir habis… bagaimana kalau gajimu aku naikan kamu mau gak… karena saya menilai kerjaanmu bagus .. sang raja sangat puas dengan pencapaian pekerjaanmu… atau hai prajurit kamu saya beri kesemaatan untuk kursus menggunakan “panah’… menggunakan ” meriam”…… dll

tapi ternyata punggawa itu lupa akan tugas yang telah di embankan yang diharapkan di dasarkan paka kompetensi si punggawa kerajaan itu… tanya kenapa ya??????? oH mungkin waktu itu belum ada komputer kali ya jadi databasenya belum ada remindernya…. weleh weleh pungawa punggawa…. semoga engkau cepat sadar ya…

 
2 Comments

Posted by pada 13 Desember, 2008 in Gado - Gado, Introspeksi Diri

 

Kaitkata:

APAKAH TUHAN MENCIPTAKAN KEJAHATAN? (Kisah Nyata)*

Sebuah kisah yang saya peroleh di milis tetangga, semoga bermanfaat :

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah
Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas
terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah

Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan
semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi. “Ya,
Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan
menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita
bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa
Tuhan itu adalah kejahatan.”

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.
Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia
telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya
bertanya sesuatu?”

“Tentu saja,” jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”

“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah
sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut
hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu
-460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam
dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin
untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”

Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”

Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak
ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita
pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newtonuntuk memecahkan

cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang

setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu
ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata
gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”

Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah
kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak
perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut
adalah manifestasi dari kejahatan.”

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah,
Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti
dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk
mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan.
Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia.
Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari
ketiadaan cahaya.”

Profesor itu terdiam.

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

 
4 Comments

Posted by pada 3 Desember, 2008 in Gado - Gado, Introspeksi Diri

 

Kaitkata:

Kutipan HAS 2008

Selamat Pagi….

Hari Ini tepat tanggal 1 Desember 2008, Hari di mana seluruh komponen dunia memperingatai hari AIDS sedunia / World AIDS Day.

Kita sebagai bagian dari komponen dunia, ingin mengingatkan kembali dan mengajak temen temen semua untuk sedikit mereview terhadap isue HIV :

  1. Pastikan anda mempunyai pengetahuan, Ketrampilan dan Sikap tentang HIV dan AIDS yang bener –> kalau masih kurang bisa tanya ke temen temen PMI di daerah anda yang lebih tahu.
  2. Kalau Anda sudah paham informasi HIV ( minimal Cara Penularan dan cara Mencegahnya)  — di moment HAS ini mohon untuk kembali … bagilah ilmu yang anda miliki kepada orang – orang yang anda cintai ( Orang Tua, Istri/Suami, Anak, Adik dan Kakak atau siapa saja.) temen kerja kita , dengan cara yang ada kuasai dan senyaman mungkin.
  3. Lakukan penyampaian informasi kepada masyarakat dilingkungan Anda….
  4. Berikan kasih sayang anda dengan memberikan perhatian / sikap yang sama kepada mereka Odha ( Orang dengan HIV & AIDS) karena yang membedakan kita dengan Odha hanyalah didalam tubuhnya Odha telah ada HIVnya

Tahukan Saudaraku, kalau IFRC telah mempunyai alokasi dana ( ” MASABO FUND “yang di peruntukan bagi “RELAWAN Palang Merah seluruh Dunia” termasuk RELAWAN PMI” yang telah menjadi Odha … namun sampai sekarang belum satu pun dari RELWAN PMI yang Odha meng “akses” nya ? inikah indikasi bahwa relawan kita tidak ada yang Odha ? “semoga memang demikian harapan kita ” atau Sistem Kita yang belum mendukung untuk ini ?

Mari kita perjuangkan terwujudnya Kebijkan HIV di Tempat Kerja / Work Place Policy sebagai perlidungan kepada kita semua,. apa bila saudara kita ( RELAWAN PMI )  telah menjadi Odha… bagaimana mensikapinya, memberikan hak nya, menjamin tidak dikeluarkan dari lingkungan PMI., tetap di akui sebagai relawan PMI. Pengurus Pusat PMI berusaha dalam 2 Bulan kedepan Draft Policy yang telah mendapat masukan dari seluruh PMI di Indonesia akan segera di Setujui… mohon dukungan dan doa nya.

Demikian ajakan dan review buat diri saya dan juga temen temen semua, selamat memperingati HARI AIDS Sedunia dengan tema ” Yang Muda Pelopor Anti Stigma dan Diskriminasi terhadap Odha” bisa di wujudkan dengan upaya -upaya kecil dari diri kita sebagai bagian dari kaum pemuda PMI.

Salam, Exkuwin
www.exkuwin.co.cc

 
Leave a comment

Posted by pada 1 Desember, 2008 in Gado - Gado, HIV, Introspeksi Diri, PMI

 

Kaitkata:

Nikmatnya ” White Chocholate Dream”

Sekedar melepas penat saja, dari pada mau early check in gak boleh harus nunggu 3 jam lagi. kami bertiga dalam perjalanan menuju Hongkong. akhirnya kami sepkat Yuk mampir ke coffe bean. akhirnya aku pesan salah satu product dari the coffe bean, White Chocholate Dream… sruput …. huch ueank banget ….

Ini di tulis di KLCC Malaysia. sambil nunggu penerbangan lanjutan… hugh sedikit mengurangi rasa boring ku… karena jauh

 
2 Comments

Posted by pada 19 Oktober, 2008 in catatan perjalanan, Gado - Gado

 

Kaitkata:

Happy Ied Fitri 1429

Ass wr. wb....

Taqobbalallaahu minnaa wa minkum,
ja'alanallaahu wa iyyaakum minal 'aidiina wal faa'iziina." Selamat
Lebaran 1429H, Mohon Maaf Lahir & Bantin

Having this very special
moment of Idul Fitrie when the Moslems all around the world believed 
that every Man's soul would be cleansed for their past sins; 

I would like to humbly apologize to you for the things that I have 
said or I have done intentionally or un-intentionally hurt your feeling 
and make you uncomfortable.  

Selamat Lebaran and have a nice holiday.
Wasalam
 
1 Comment

Posted by pada 1 Oktober, 2008 in Gado - Gado

 

Kaitkata:

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.