Catatan hari Pertama Mengikuti ICAAP 10 Agustus, 2009
Posted by exkuwin in Uncategorized.Tags: ICAAP
add a comment
Pembelajaran Referensi
Senin, 10/09/09 Berdasarkan hasil penelitian terbaru, Sunat Pada laki-laki yang di kombinasikan dengan cara cara pencegahan HIV lain dapat menurunkan risiko penularan HIV sebesar 60 %. (MoSY01; Nusa Indah Hall).
Senin, 10/09/09 Beberpara isuee utama yang dihadapi Odha dan MARPs dalam program HIV antara lain : 1). Terbatasnya kapasitas mereka dalam Mendapatkan hak hak nya untuk mendapatkan CST ( Perawatan dan dukungan) dan Pencegahan. 2). Masih tingginya stigma dan diskriminasi kepeda kalangan mereka. 3). Keterbatan akses untuk mendapatkan ARV, CD4 tes dan pengobatan penunjang lainnya. 4). Kurangnya komitment dari para pimpinan ( leadership ). 5). Program yang ada kurang berorientasi pada program jangka panjang dan belum berkelanjutan. (MoSM10
Nusantara 3)
Senin, 10/09/09 Court of Women : (… cari tahu apa itu … di YAKEBA)
Wahana untuk saling berbagi suka, duka, informasi tengang HIV, Napza bagi wanita yang terdampak karena menjadi korban kekerasan seksual, trafficking dan Napza. ( Jam 16.00 , di Vilage ASIA).
Untuk materi lain akan segera menyusul
Perbedaan Peer Edukation, Peer Informasi dan Peer Konseling 1 Juni, 2009
Posted by exkuwin in HIV.Tags: PE, Peer Counseling, Peer Education, Peer Information, Peer Konseling, PI, PRS
2 comments
Berikut perbedaan mendasar antara Peer Edukasion, Peer Informasi dan Peer Konseling :
Semoga dengan matrik berikut dapat memberikan gambaran yang jelas tentang program PE :
di sadur dari :
Webb, D. and Elliott, L. Learning to Live, monitoring and evaluating HIV/AIDS programmes for young people. London: Save the Children, 2000, p.79.

Sukses Mulia 6 Mei, 2009
Posted by exkuwin in Uncategorized.Tags: mulia, sukses, sukses mulia
add a comment
By Jamil Azzaini & Indra
Expert * Aset * Epos
rumus untuk sukses mulia.
Rumus motivasi: to be x to have x valensi
rumus diatas ada kesalahan rumus karena akan menghambat proses menjadi expert dan bahkan mencelakan masa datang, ya itu to have terlalu tinggi, nafsu terlalu tinggi.
To have tinggi akan menghambat menjadi expert. Karena apa apa serba hitung. To be dan valensi gak naik. Hasilnya to have tinggi motivasinya akan turun.
Kunci mau maju, to be dan valensi dinaikan dgn menurunkan to have. Faktanya kalau itu dilakukan scr fokus otomatis to have mengikut.
optimalkan, aset fisik/metafisik, kecerdasan dan hati.
Untuk meningkatkan stamina fisik. Olah nafas, olah raga, olah makan.
PMK : perut mendahulu karir, jangan banyak karbohidrat di atas jam 8 malem.
Bekerja cerdas, bukan bekerja keras.
Kotoran hati: carmuk, ingkar, pelit, sombong, dengki, egois, sering mengeluh, kurang bersyukur, males.
Penyakit hati akan menjadi energi negatif.
Epos : energi positif.
Hukum kekekalan energi. Jumlah usaha = hasil usaha.
Apa bila hasilnya tidak 100%. Maka selebihnya adalah TE : tabungan energi.
Orang yg di bwh 40 kurang senyum, di usia akan menderita.
TE cair dalam bentuk 4 TA : harta, tahta, kata, cinta.
TE dan PAHALA untuk mendapatkan ke2nya. Lakukan karena ibadah kepadaNya.
Jadi tebarlah, epos, epos, epos. Pasti harta, tahta, kata dan cinta akan mengikutinya.. By JAMIL AZZAINI & Indra
Punggawa bingung akan nasib dirinya 30 April, 2009
Posted by exkuwin in Gado - Gado, Introspeksi Diri, PMI, catatan perjalanan.Tags: IKAPMI, Karyawan, May day, PMI, Staf
add a comment
Alkisah ada obrolan punakawan antara bagong dng petruk. Berikut kutipan obrolannya:
Mas petruk, knapa sich keadaan negeri kita tetep aja begini, kata bagong penuh tanya?
Gong, aku yg udah lama aja nasib nya blum jelas apakah aku akan diangkat sebagai prajurit di negeri impian ini. Kata bapak kita (semar), sesuai kitab suci keprajuritan harusnya udah jadi prajurit, tukas petruk ke adiknya.
Emang mas Petruk udah berapa lama “ngawulo” pada kerajaan negeri impian? Tanya bagong.
Aku dah lama kalau gak salah, raja negara tetangga dah berganti 3 raja. Jawab petruk.
Lah tapi knapa koq status keprajuritan mas Petruk koq masih ajeg, sergah bagong.
Nah itu dia, kata punggawa kerajaan negeri kita itu kekurangan stok uang emasnya, gara gara upeti dari para tumenggung gak lancar.
Lah kenapa punggawa gak mengajak seluruh rakyatnya bersama sama mengupayakan agar kegiatan kreatif para tumenggung sehingga upeti ke punggawa kerajaan meningkat yg selanjutnya bisa menjadikan kesejahteran rakyat dan khususnya prajurit lebih layak, tukas bagong.
Boro boro Gong, punggawa mikirin nasib prajuritnya, mikir nasib dirinya nanti pas akhir taun aja belum jelas, apa bisa kepilih lagi jadi punggawa…tegas Petruk.
Lah trus siapa yg mau memperjuangkan nasib para prajurit negeri impian ini, tanya Bagong bingung, dan Mas Petruk ndomblong.
Catatan menjelang peringatan May day 2009.
Ditulis diatas KRL.
ES
Bolehkah kita ” MEMAKI “ 31 Maret, 2009
Posted by exkuwin in Gado - Gado, Introspeksi Diri, catatan perjalanan.Tags: arti memaki, memaki yang santun
2 comments
Dalam perenungan/kontemplasi ku, aku berpikir… boleh gak sich kalau kita memaki. Memaki dalam arti kamus “mengucapkan kata-kata keji, tidak pantas, kurang adat untuk menyatakan kemarahan atau kejengkelan: ….. Memaki bisa dipastikan tidak akan luput dari kehidupan seseorang, Memaki merupakan bentuk luapan emosi dan cenderung lebih ke sifat negative.
Namun bolehkan kita memaki… adakah “adab” memaki yang santun…???? menurut pendapat saya, memaki masih boleh walau banyak sisi negatifnya. Sebaiknya kita hindarkan, namun kalau sebagai bentuk expresi dalam meluapkan emosi masih di perbolehkan. Dasar yang saya pakai pengalaman hidup dengan prinsip : lakukan setiap tindakan kita sesuatu yang ada manfaatnya bahkan kalau bisa paling banyak manfaatnya.
Tadi dari perjalanan hidupku sering di hadapkan dalam suatu pilihan, yang didasarkan pada prinsip lakukan sesuatu yang mempunyai Mudzarat paling sedikit. jadi kalaupun pilihannya anda harus memaki maka pikirkanlah “memaki” yang dampaknya paling kecil bagi diri anda ataupun bagi yang kita “maki”. dengan harapan setelah kita memaki emosi kita yang sudah memuncak akan kembali stabil.
ada tips untuk memaki (menurut saya) : 1. memaki adalah pilihan terakhir, 2. Yakinkan bahwa efek memaki berdampak paling kecil mudzaratnya, 3. gunakan bahasa yang orang yang kita maki tidak paham misalnya, orang Bule kita maki pakai bahasa lokal, emosi kita tersalurkan tetapi yang bersangkutan gak terlalu sakit hati. walau bahasa non verbal cukup signifikan atas kemarahan orang lho.
Semoga bermanfaat, silahkan kritik saya atas tulisan ini.bukan saya mengajarkan orang untuk memaki tetapi yang kami sampaikan adalah bagimana memaki dengan mudzarat paling kecil. yang munkin ini bagian dari kampanye global tentang ” Risk Reduction “.
Salam, Wien
Syukur pada-Nya karena lidahmu 25 Maret, 2009
Posted by exkuwin in Gado - Gado, Introspeksi Diri, catatan perjalanan.Tags: bersyukur, syukur
add a comment
Tadi siang aku bersama temen2 kerja di ruanganku makan ke salah satu warung kebiasaan kami makan siang. Sungguh nikmat makan yang saya pilih, memang ini seperti halnya hari hari lain nya.
Tipe warung yang kami pilih biasa saja, bahkan masih dijumpai harga pecahan ratusan rupiah (mis:8.200 rp). Masih tergolong murah untuk ukuran warung di jakarta. Warung ini memang jadi favorite temen2 saya.
Sepanjang kami menikmati makanan yg kami pilih. Sambil ngobrol santai adalah hal yg hampir pasti kami lakukan, ya perihal pekerjaan, keluarga atau masalah politik kadang menjadi salah satu topik bahasan kami.
Tulisan ini saya buat manakala ada salah satu temen yg order terakhir, tetapi selesa paling awal. Salah satu temenku mengomentarinya ! Wah cepet ya makannya. Dijawablah olehnya. Ya aku kalau makan emang cepat. Sambil saya menimpalinya, “yg dinamai makanan enak kan, makanan yg lewat lidah, artinya itu hanya menipu lidah kita aja, timpalku. Karena makanan setelah melewati lidah hanya didapatkan dampak kenyang.
Dari cerita diatas, dapat aku tuliskan bahwa: manusia manakala makan merasa “enak” itu adalah hasil assesmen yg dilakukan oleh lidah yg selanjutnya melapor ke otak, dan otak merespon dgn memberi perintah ke mulut untuk bersuara sehingga keluar kata “ENAK”. Jadi lidah lah yg berperan cukup penting dalam mengenali indikator enak, yang berfungsi sebagai indra pengecap.
Jadi sudah sepatutnya kita bersyuku bisa menikmati makanan enak karena peran lidah kita. Beberapa bukti. Tanyakan orang yg di infus, apakah dia merasa enak isi botol infus itu?. Bukti lain adalah orang yg diberi makan yg dicairkan dan dimasukan lewat selang melalui mulutnya tanpa menyentuh lidah. Apakah dia merasakan enaknya makanan itu? Sudah pasti jawabannya adalah TIDAK.
Semua itu karena peran dari LIDAH kita. Makanya mari kita slalu mensyukuri nikmat makanan karena peran lidah kita.
Smoga bermanfaat. Kutulis di KRL dari padatnya penumpang KRL Ekonomi AC.
Rejeki siapa yang ngatur ? 15 Maret, 2009
Posted by exkuwin in Gado - Gado, Introspeksi Diri, catatan perjalanan.Tags: rejeki, rezeki
add a comment
Ini adalah catatan kecilku yg merupakan refleksi saya pribadi terhadah ALLAH swt. Catatan ini kutulis dari pengalaman pribadi dan diperkuat bukti yg saya temui.
Baru saja aku melihat disalah satu pojok stasiun kota, disana terlihat sekelompok pedagang kaki lima di samping gerbong kereta, mungkin saudara bisa membayangkan gambaran ini. Nyata sekali, jenis barang yg dijual rata rata sama: pecel lontong, bihun goreng, mie goreng juga tempe, pisang dll yg serba goreng. Jumlah yg dijual hampir smua banyak.
Namun sepintas terlihat olehku dari pintu gerbong yg terbuka, tak ada persaingan diantara 7 atau 8 penjual tersebut. Hal ini aku simpulkan dari komunikasi mereka baik sembari melayani pembeli atau setelahnya. Mereka smua gembira. Bahkan pernah tertawa lepas stelah salah satu penjual bercerita perihal yg lucu.
Tak terlihat olehku rasa bersaing sesamanya untuk merebut hati pembeli. Aku jadi berpikir, apakah mereka telah ikhlas menjalani tahapan iktiarnya. Selain doa tentunya. Tetapi sikap berserah diri pada-Nya lah yg mereka lakukan, sehingga mereka begitu enjoy? Atau pemahaman rejeki toh takan kemana? Yang peng niat, ihtiar dan tawakal.
Bisa jadi pertanyanku semuanya akan di jawab YA oleh smua pedagang tadi. Karena memang REJEKI, ALLAH Yang mengaturnya. Tinggal bagamana umatNya mau menyikapinya.
Karena kebenaran hanya milik Allah swt.
Demokrasi Indonesia menurut Hillary Rodham Clinton 18 Februari, 2009
Posted by exkuwin in Tokoh.Tags: Amerika Serikat, AS, Assip Nasional, Demokrasi, Hillary Clinton, Indonesia, Menlu AS, menlu AS Obama, menlu wanita
2 comments

Dalam kunjungan ke kenagaran sebagai menlu AS era Presiden Obama, Asia dijadikan benua pertama yang dikunjugi oleh Menlu AS ini, yang kalau berkaca pada seniornya, lawatan untuk diplomasi adalah negera negara Eropa.
Saat ini di tulis, Menlu AS sedang menjamu makan malam 50 ( lima puluh) tokoh Indonesia di gedung Arsip Nasional. Dalam sabutan di pidatonya sebelum memulai makan malam, beliau ( Red : Hillary ) mengatakan bahwa kalau pengin belajar tentang ke-Moderen-an, Demokrsi, Ke-islam-an,dan peranan wanita… maka DATANGLAH ke Indonesia.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi mediotor hubungan Amerika Serikat dengan negara negara muslim di Timur Tengah. Tapi mungkinkah banyak hal positive yang dapat kita peroleh dengan kunjungan menlu AS ini ke Indonesia, mengingat Amerika sering menerapkan standar ganda….???
Hanya Allah Yang Maha Tahu….
Pembelajaran yang baik dari Bunda 17 Februari, 2009
Posted by exkuwin in Tumbuh Kembang.Tags: Dosis Obat, Menjelaskan hal yang Abstark pada anak, pembelajaran dari bunda, Pembelajaran yang baik
add a comment
beberapa hari ini kami sekeluraga khususnya saya, Jasmine (putri pertama kami), Naflah ( putri kedua kami) sedang mendapat gangguan di saluran pernapasan … bapil ( batuk pilek). kedua putriku mempunyai karakteristik yang berbeda, itu pasti. Salah satu pembeda pada Jasmine dari kecil dengan yang namanya obat dia sangat “suka sekali” artinya kalau pas sakit di sodorkan obat langsung dech di sambut dengan senang dan gembira. tapi tidak dengan Naflah yang dilakukan karena belum bisa ngomong tapi dengan jelas kepalanya di geleng – gelengkan sebagai tanda penolakan.
Pas suatu malam, aku membelikan obat untuk Naflah, walaupun juga sakit flu, tapi aku tidak melikan obta flu untuknya, yang terjadi adalah begitu sampai di rumah aku di komplain sama putri pertamaku, kenapa aku tidak di belikan obat..? Bundapun dengan gamblang menjawab sebagai penjelasan kepada putri pertamaku. dan akhirnya Jasmine pun mau menerima penjelasan bundanya, namun bukan Jasmine kalau berhenti bertanya, maka keluarlah pertanyaan kedua dari mulut kecilnya, Jasmine mau minum obat nya Ade.. ( obat ade emang obat untuk bayi). kami sempat terdiam beberapa saat, jawaban apa yang harus kita berikan sebagai penjelasan kalau Jasmine yang berusia 3 tahun 6 bulan dapat memahami bahwa dosis obat itu berbeda, Bunda : menjawab obat ade dan obat Mba itu berbeda tapi sama sama untuk menyembuhkan pilek. tapi jasmine pengen minum obat ade sergahnya.
Untunglah Istriku segera memberikan ilustrasi yang cukup manjur, … dijelaskanya dengan pertanyaan dari Bunda kepada putri pertamaku. Emba.. mau pakai baju ade…. Jasmine menjawab mau…, dengan pelan tapi pasti lalu Bunda menuntun Jasmine menuju keluar kamar tidur kami menuju tempat penyimpanan baju Ade. Bunda mengambilkan baju nya ade dan memcoba memakaipan pada Jasmine… sambil bertanya, enak gak pakai baju ade… tanpa perlu jawaban yang akan keluar dari mulut mungil putri pertama ku pasti Anda bisa mendapatkan jawabanya saya seperti yang akan Jasmine Katakan. yaitu Enggak Bunda…. nah itu sama nak… obat ade sama obat Mba fungsinya sama dengan baju ade dengan baju emba. tapi kan peruntukannya berbeda. akhirnya putri pertama ku dapat memahami penjelasan tentang dosis obat.
Ya Allah bangganya aku punya Istri yang sangat kreatif dalam menjelaskan hal hal yang oleh anak kecil masih abstrak untuk di pahaminya. semoga ini bisa bermanfaat buat yang lain…
Kereta Ekonomi AC di Hari Sabtu 7 Februari, 2009
Posted by exkuwin in Transportasi, catatan perjalanan.Tags: Adaptasi Perubahan Iklim, API, BBM, Hari Sabtu, KRC Ekonomi AC, KRL; Jabotabek, Tepat Waktu
2 comments
Sudah lebih dari 4 bulan ini aku menggunakan moda transportasi Kereta Api, itupun setelah PT KAI Khususnya untuk wilayah JABODETABEK meluncurkan layanan kereta Ekonomi AC, yang di keluarkan beberapa bulan sebelum saya menggunakan moda kereta ini. hal ini juga karena aku sering mendengar “nyaman / nikmat” menunggunakan moda ini.
barulah secara perlahan aku mencoba menggunakan alternative moda transportasi di Jakarta. pertama seminggu hanya dua kali selebihnya masih menggunakan motor dari rumah menuju kantor PP. selang satu bulan akhirnya kenyamanan itu kudapatkan, dan selanjutnya aku putuskan untuk lebih banyak memakai moda transport kereta api untuk keperluan ku menunju kantor atau keperluan lain.
Namun dari selama aku menggunakan moda ini aku bahkan hampir tidak pernah mendapatkan tempat duduk, khususnya kalau berkerja di hari senin jum’at. nah ini pengalaman pertama saya berangkat kantor di hari Sabtu… subhanallah… akhirnya aku menemukan juga nikmatnya menaiki kereta api ini.
Sekedar berbagi hal positive yang saya dapatkan dari kereta api :
1. Melatih kedisplinan Waktu … iya kalau gak disiplin ketinggalan kereta alau secara umum masih banyak jadwal kereta yang molor.
2. Nambah komunitas baru …. banyak orang yang di kenal selama berada di kereta
3. Insya Allah nambah pengalaman/wawasan …. iya karena bisa baca koran/buku/ kalau naik sepeda motor kan gak mungkin.
4. Actin nyata API …. Adaptasi Perubahan Iklim…. kalau naik motor semakin banyaka BBM yang terpakai… moga ini bener
CMIIW ….
